Hari Jum'at sore tanggal 20 Desember kemarin mengisi kajian tentang
penyimpangan agama Syi'ah untuk guru-guru Al Azhar di Bekasi. Seperti
biasa saya hadiahkan satu buku dan saya bahas masalahnya lebih dalam
dengan menampilkan isi jeroan agamanya. Ternyata saat sesi tanya jawab,
ada yang membuat nelongso hati (kalau pak beye tahu pasti bilang, saya
turut prihatin), sebab orang tuanya, yaitu ayah dan ibunya sejak 5 bulan yang lalu telah rajin ikut sebuah pengajian di daerah Condet.
Tampilkan postingan dengan label Bantahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantahan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 Desember 2013
Senin, 16 Desember 2013
Muhammad Zakariya Al Lamirdy Sang Pendusta
Ia adalah orang beragama syi'ah yang telah
menulis kitab dengan judul yang hampir sama dengan yang ditulis oleh ath-thibrisy,
jika at-thibrisy menulis judul "fashlul khithab fi itsbati tahrifi
kitabi rabbil arbab" maka al-lamirdy menulis dengan judul "fashlul
khithab fi tahrifi kitabi rabbil arbab".
Ia menulis pada bab pertama dengan judul "Al-Qa-iluuna
bit Tahriif", bahwa sahabat Abdullah bin Mas'ud adalah sahabat Nabi
shallallahu alaihi wasallam yang telah melakukan perubahan Al-Qur'an dengan
menghapus dua surat Al-Mu'awwidzatain dan surat Al-Fatihah, sebagaimana riwayat
Imam at-Tahbarany dari jalan Al-A'masy dari Abu Ishaq dari Abdur Rahman bin Yazid
An-Nakha'i berkata bahwa Abdullah bin Mas'ud dahulu telah menghapus Al-Mu'awwidzatain
dari mushafnya dan berkata bahwa keduanya bukanlah termasuk dari Kitabullah.
Senin, 09 Desember 2013
SALAH SATU BUKTI BAHWA SYI'AH ADALAH AGAMA TERSENDIRI
Shahih: Apa yang tersambung sanadnya sampai
kepada Al-Ma'shum (alaihissalam) melalui imam yang adil dari imam adil lainnya
yang setara pada setiap thabaqah (tingkatan)nya.[1]
Sedang dalam Islam: Apa yang tersambung
sanadnya melalui riwayat rawi dhabith dan adil dari rawi dhabith dan adil
lainnya dari awal sampai akhirnya, tanpa ada syudzudz dan illat.[2]
Rabu, 04 Desember 2013
Tanggapan Atas Syubhat Dan Dusta Penceramah Syi'ah Dari Sebuah Radio Swasta [4]
4. KISAH PERSELISIHAN KAUM AUS DAN KHAZRAJ OLEH SYAS BIN QAIS.
Dalam
banyak buku Sirah Nabawiyah pernah ada peristiwa hasutan orang Yahudi bernama
Syas bin Qais kepada orang-orang Anshar dari suku Aus dan Khazraj yang sedang
berkumpul. Kisah ini diriwayatkan oleh Zaid bin Aslam.
Tanggapan Atas Syubhat Dan Dusta Penceramah Syi'ah Dari Sebuah Radio Swasta [3]
II. FITNAH TERSELUBUNG BERNAMA TAQRIB (PENDEKATAN ANTAR
MAZHAB)
Dalam ceramahnya, penceramah tersebut berbicara panjang
lebar dan sangat serius tentang tema pentingnya menjaga persatuan umat. Ia
menebarkan banyak jebakan jaring laba-laba dengan sangat rapi dan nyaris tak
terlihat.
Tanggapan Atas Syubhat Dan Dusta Penceramah Syi'ah Dari Sebuah Radio Swasta [2]
secara umum ada 2 tema yang diangkat penceramah :
I. Pembunuh Khalifah
Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib adalah orang Islam
Demi Allah, penulis bersaksi di hadapan-NYA bahwa perkataan
ini adalah dusta sang penceramah terhadap Rasulullah dan para Sahabat tersebut.
Semoga tuduhan keji terhadap orang Islam sebagai pembunuh mereka akan dibalas
oleh Allah Azza wa Jalla.
Tanggapan Atas Syubhat Dan Dusta Penceramah Syi'ah Dari Sebuah Radio Swasta [1]
Bismillahirrahmanirrahim
hamdan lillah shalatan wa salaman ala Rasulillah.
"yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang
nyata" (Al-Anfal : 42)
Sebelum masuk pada
tulisan maka sangat perlu kiranya penulis sampaikan peringatan yang datang dari
Allah Azza wa Jalla dalam Al-Qur'an dan juga dari Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam dalam haditsnya.
Allah Subhanahu
wa Ta'ala berfirman :
"Adapun
orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti
sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah dan
untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya
melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami
beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan
kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan
orang-orang yang berakal."[1]
Imam Ibnu Majah meriwayatkan di dalam Sunannya :
Abu Bakr bin Abi
Syaibah menuturkan kepada kami. Dia berkata; Yazid bin Harun menuturkan kepada
kami. Dia berkata; Abdul Malik bin Qudamah al-Jumahi menuturkan kepada kami
dari Ishaq bin Abil Farrat dari al-Maqburi dari Abu Hurairah
-radhiyallahu’anhu-, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda :
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh
dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur
malah didustakan, pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru
dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang
bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”. Beliau menjawab, “Orang
bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.”[2]
Sungguh penulis sangat iri
WANITA, MAKHLUK BENGKOK PALING SEKSI
Maha Suci Allah
dengan segala ciptaan-NYA. Tidak ada satupun makhluk-NYA yang diciptakan dengan
sia-sia. Dari apa pun bahannya, dan dengan bentuk apa pun yang dikehendaki-NYA,
serta kelebihan dan kekurangan yang menyertainya. Maka semua makhluk-NYA adalah
hasil kreasi dari Sang Pencipta Yang Maha Agung dan Maha Bijaksana.
Selasa, 03 Desember 2013
Kalimat Yang Mengalahkan Hari Ibu
Dahulu ada seorang dosen bahasa dari Mesir, dan saat pelajaran bahasa
Arab, beliau bercanda bahwa dalam bahasa Arab ada sedikit
"diskriminasi" terhadap kaum wanita. Dalam kaidah bahasa Arab, semua
kata benda mudzakkar[1] yang tidak berakal bila dijadikan bentuk jamak atau
plural maka ia berubah menjadi mu'annats. Beliau berkata:
"Lihatlah, bahasa Arab telah menjadikan kata benda tidak berakal sama
dengan wanita."
Langganan:
Postingan (Atom)





