Rasanya sangat ingin mengapresiasi terhadap perjuangan dan
kiprah Ibu Ade Pujiati, pendiri sekolah SMP gratis Ibu Pertiwi. Semua
operasional sekolah di dapat dari pemerintah daerah dan pusat. Semua
pengajarnya berstatus relawan alias gratis tak dibayar, sebab rata-rata
sudah pada mapan. Justru disinilah sikap yang harus diapresiasi.
Kemapanan yang menggerakkan jiwa-jiwa sosial. Kemapanan yang
didedikasikan untuk dunia pendidikan generasi manusia.
Tapi bukan masalah gratisnya yang ingin disampaikan dalam coretan ini, namun kurikulum buatan sendirinyalah yang menjadikan sekolah tersebut mampu melahirkan generasi yang hidup, bukan generasi zombie penganut kurikulum yang telah mati kehilangan hati. Para pengajarnya adalah relawan sampai tingkat S2 dari dalam dan luar negeri dan ada yang berprofesi sebagai dosen dan pengusaha. Dan mereka relawan-relawan yang terseleksi
Tapi bukan masalah gratisnya yang ingin disampaikan dalam coretan ini, namun kurikulum buatan sendirinyalah yang menjadikan sekolah tersebut mampu melahirkan generasi yang hidup, bukan generasi zombie penganut kurikulum yang telah mati kehilangan hati. Para pengajarnya adalah relawan sampai tingkat S2 dari dalam dan luar negeri dan ada yang berprofesi sebagai dosen dan pengusaha. Dan mereka relawan-relawan yang terseleksi







