Senin, 30 Desember 2013

Dan Semuanya Akan Merayu Dirimu

Saat itu sang istri Raja berkata kepada Yusuf alaihis salam:

"Kemarilah"

Tapi Yusuf berkata: "Aku berlindung kepada Allah"

Sejatinya, ungkapan "Kemarilah" adalah ungkapan yang mengandung sesuatu yang menarik, merayu dan menguji nafsu ammarah agar ia meresponnya, namun Allah telah menyelamatkan Yusuf, melindungi dan menyayanginya.

Duhai alangkah tingginya kedudukan Yusuf, kekuatannya, kekokohan tekadnya dan kemuliaan jiwanya saat hari itu ia mengalahkan rayuan maut istri Raja dengan ungkapan yang kekal, "Aku berlindung kepada Allah".

Andai setiap muslim saat dihadapkan pada gelombang ujian, dan saat ia berdiri di tengah rayuan, lalu ia berkata pada dirinya "Aku berlindung kepada Allah" agar supaya ia mendapatkan penjagaan, perlindungan dan perhatian dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Setiap muslim senantiasa membutuhkan ungkapan "Aku berlindung kepada Allah" pada setiap saatnya.

Sebab dunia dengan segala pesona dan perhiasannya selalu memanggil dirinya: "Kemarilah".

Jabatan dengan segala cahaya gemerlapnya selalu memanggil: "Kemarilah".

Harta kekayaan dengan segala sinar pesonanya selalu memanggil: "Kemarilah".

Wanita dengan segala kemanjaannya, daya sihirnya dan kerelaan dirinya selalu memanggil: "Kemarilah".

maka apabila ada seseorang yang tidak memiliki kekuatan "Aku berlindung kepadaAllah", lantas apa yang ia perbuat?

Sungguh ujian yang menghampiri Yusuf adalah ujian yang sangat berat. Rayuan yang ia hadapi sangatlah mempesona. Sedang Yusuf alaihis salam saat itu adalah seorang pemuda yang sedang sendirian ketika berdua dengan istri sang Raja. Ia pun akan aman sebab yang mengajak adalah istri Raja, seorang wanita kaya yang selalu bersolek, memiliki kedudukan, harta, kemuliaan dan kecantikan. Wanita itu pula yang telah mengunci sendiri pintu kamarnya lalu memanggil Yusuf untuk berbuat mesum dengan dirinya. Tapi Yusuf telah menjaga dirinya dan melihat petunjuk Allah lalu ia berkata: "Aku berlindung kepada Allah".

Itulah kemenangan atas nafsu ammarah yang telah menguasai dirinya. Dan jadilah Yusuf sebagai teladan bagi setiap hamba yang mampu mengalahkan hawa nafsunya, yang senantiasa takut pada Rabbnya, selalu menjaga kehormatan dan harga dirinya.

Sedangkan kita pada zaman ini jauh lebih membutuhkan akan prinsip "Aku berlindungkepada Allah".

Wanita yang banyak keluar rumah, tayangan vulgar yang menjijikkan, majalah porno danj uga nyanyian-nyanyian liar penuh syahwat, semuanya selalu memanggil "Kemarilah".

Teman yang buruk, kawan yang jahat, para penyeru kedustaan dan penyair-penyair penipu, semuanya juga memanggil "Kemarilah".

Bila Allah memberinya taufik, lalu memeliharanya sehingga mendapatkan perlindungan dari-NYA, niscaya hatinya akan berteriak dengan teriakan seorang hamba yang selalu mengesakan Rabbnya: "Aku berlindung kepada Allah".

Syeikh Dr. A'idh Al-Qarniy
Terjemahan oleh: Fairuz Ahmad.
Bintara, 22 Juli 2013 M.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar