Kamis, 12 Desember 2013

MENANAM FATHUL MAJID DI TAMAN ORANG-ORANG SHALEH

Suatu hari sehabis subuh saya berbincang santai dengan sesepuh sebuah masjid di tanah Bintara yang biasa saya mengisi kajian kitab Riyadhus Shalihin. Beliau adalah seorang tokoh Muhammadiyah. Pernah menjadi ketua Ranting di wilayahnya. Saya sampaikan kepada beliau bahwa kitab Riyadhus Shalihin sudah selesai dan sekarang sedang mengulang tema-tema tertentu karena belum saya putuskan mau melanjutkan kitab apa. Setelah agak lama berbincang-bincang akhirnya beliau mengusulkan untuk mengkaji kitab Fathul Majid Syarh Kitabit Tauhid karangan Syeikh Abdur Rahman bin Hasan Alu Syaikh. Kitab tersebut merupakan penyempurnaan dari kitab syarah sebelumnya yang sudah ditulis oleh Syeikh Sulaiman bin Abdullah rahimahullah yang berjudul Taisirul Azizil Hamid Syarh Kitabit Tauhid. Syeikh Sulaiman adalah cucu dari pengarang Kitabut Tauhid, Syeikh Muhammad bin Abdul Wahhab.

Mengkaji kitab tauhid di sebuah masjid di lingkungan nahdhiyyin merupakan tantangan berat. Dan beratnya memang seberat-beratnya. Tapi karena sebuah tantangan tidak akan dinamakan tantangan kalau belum dicoba, maka pada hari yang telah ditentukan untuk memulai kajian kitab tersebut, akhirnya pertemuan pertama lancar atas karunia dan izin Allah Azza wa Jalla.

Dan semua keberkahan itu salah satu sebabnya-tentunya setelah izin dari Allah-adalah sebuah kitab bernama Riyadhus Shalihin. Sebuah kitab dengan judul yang sangat manis karena artinya adalah taman orang-orang shaleh. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah membuka hati para jama'ah dengan nasehat-nasehat Rasul-NYA yang dikumpulkan oleh Imam An Nawawi dalam kitabnya itu. Ada banyak pelajaran akhlak yang telah mampu membuat hati-hati menjadi shaalih wa qaabil lin nashihah, baik dan mau menerima nasehat. Dan itu semua sekali lagi adalah karunia dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Akhirnya, setelah tiga tahun mempersiapkan sebuah taman, kini tibalah saat menghiasinya dengan sebuah pohon, dan pohon itu bernama Fathul Majid.

Fairuz Ahmad.

Bintara, 22 Dzulhijjah 1434 H./27 Oktober 2013 M.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar